Sejarah Lahirnya Pancasila yang Tak Boleh Dilupakan Bangsa Indonesia

Diposting pada

Dasar negara merupakan hal yang sangat penting sebagai pemersatu bangsa dan pedoman untuk mencapai tujuan suatu negara. Dasar negara kita dikenal dengan nama Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak terbentuk begitu saja, namun melalui sebuah proses yang panjangdan kesepakatan bersama. Sejarah lahirnya Pancasila menjadi peristiwa bersejarah yang wajib diketahui dan dikenang oleh seluruh bangsa Indonesia. Seperti kata pepatah terkenal yaitu “jas merah” yang berarti jangan sekali-kali melupakan sejarah. Jadilah warga negara yang baik dengan salah satunya menghargai jasa para pahlawan dan sejarah penting negara kita. Berikut ini akan disampaikan rangkaian sejarah singkat lahirnya Pancasila.

Hari lahirnya Pancasila yang selalu diperingati ini jatuh pada tanggal 1 Juni. Mengapa tanggal 1 Juni? Berikut ulasan mengenai sejarah lahirnya Pancasila.

Sejarah Lahirnya Pancasila yang Tak Boleh Dilupakan Bangsa Indonesia

Baca juga : Sejarah Atletik di Dunia Olahraga

  • Diawali dengan kekalahan Jepang

Lahirnya Pancasila diawali dengan peristiwa kekalahan Jepang pada sekutu yang saat itu Jepang masih menduduki Indonesia sebagai negara jajahannya. Menjelang menyerahnya Jepang kepada sekutu, Jepang berusaha menarik simpati dan dukungan bangsa Indonesia dengan memberikan janji kemerdekaan. Oleh karena itu, Perdana Menteri Jepang pada saat itu memberikan perintah untuk membentuk suatu badan yang disebut dengan Dokuritsu Junbi Cosakai.

  • Pembentukan BPUPKI dan sidang pertama BPUPKI

Dokuritsu Junbi Cosakai dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah BPUKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). BPUPKI dibentuk pada tanggal 28 Mei 1945 yang kemudian melakukan sidang perdananya pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Pada sidang pertama ini, agenda BPUPKI adalah merumuskan dasar negara Indonesia.

  • Hasil sidang pertama BPUPKI

Dalam sidang pertama yang berlangsung selama tiga hari ini, beberapa tokoh mengungkapkan pendapatnya terkait rumusan dasar negara. Pada hari pertama yaitu pada tanggal 19 Mei 1945, Muh. Yamin mengemukakan pidatonya terkait usulan dasar negara. Selanjutnya disusul oleh Soepomo pada tanggal 31 Mei 1945. Namun, saat itu belum juga menemukan titik temu kesepakatan hingga pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno berpidato di depan seluruh anggota BPUPKI untuk mengusulkan rumusan dasar negara yang dinamai dengan Pancasila. Sejarah terbentuknya Pancasila ini terlahir dari pidato Ir. Soekarno yang kemudian diberi judul sebagai “Lahirnya Pancasila” oleh Ketua BPUPKI saat itu.

  • Pembentukan panitia kecil

Sejarah lahirnya Pancasila berlanjut setelah sidang pertama BPUPKI. Selanjutnya BPUPKI membentuk panitia kecil yang terdiri dari 9 orang guna membahas lebih lanjut terkait rumusan Pancasila yang telah diucapkan Bung Karno pada tanggal 1 Juni dan pidato tersebut dijadikan pedoman untuk menyusun UUD.

  • Pembentukan PPKI dan mengesahkan Pancasila

Baca juga : Sejarah Dunia

BPUPKI dibubarkan dan pada tanggal 9 Agustus 1945 dibentuk sebuah badan bernama PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). PPKI memang bertujuan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dengan mengesahkan dasar negara dan UUD sebagai tujuan utamanya. Setelah melalui proses persidangan yang panjang, akhirnya rumusan Pancasila telah selesai disepakati dan disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara pada sidang PPKI. Itulah perjalanan sejarah Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang masih menjadi pedoman dan pemersatu bangsa hingga sekarang.

Itulah sejarah lahirnya Pancasila yang perlu diketahui oleh bangsa Indonesia. Pancasila yang berarti lima sila ini berbunyi:

  • Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Kemanusaiaan yang adil dan beradab
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Loading...

Tinggalkan Balasan