Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Sejarah Kerajaan Sriwijaya, Masa Jaya Hingga Peninggalannya

Posted on

Nama Kerajaan Sriwijaya tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Kita setidaknya pernah mendengar nama kerajaan ini pada mata pelajaran Sejarah di Sekolah Dasar dulu. Kala itu, Kerajaan Sriwijaya digambarkan sebagai salah satu kerajaan besar yang pernah ada di bumi Nusantara. Lalu, bagaimana sejarah Kerajaan Sriwijaya lengkapnya? Kerajaan ini sendiri merupakan salah satu kerajaan Buddha yang didirikan di abad ke-7. Hal ini diperkuat akan adanya prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di Palembang dan diyakini sudah ada sejak tahun 682 Masehi. Kerajaan Sriwijaya bahkan adalah kerajaan terkuat di Pulau Sumatera. Penamaan Sriwijaya sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Sri yang artinya bercahaya serta Wijaya yang artinya kemenangan.

Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Baca juga : Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia, Sumber dan Fungsinya

Masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya terutama terjadi pada abad ke-9 dan ke-10. Saat itu, kerajaan ini telah berhasil menguasai jalur perdangan maritim di Asia Tenggara. Kerajaan Sriwijaya bahkan telah menguasai hampir semua kerajaan yang ada di Asia Tenggara, mulai dari Jawa, Sumatera, Semenanjung Malaya,Thailand, Kamboja, Vietnam serta Filipina. Selain itu, menurut sejarah Kerajaan Sriwijaya, kerajaan ini juga telah menjadi pengendali rute untuk perdagangan lokal di mana saat itu semua kapal yang lewat harus dikenakan bea cukai. Sriwijaya turut menguasai Selat Sunda serta Selat Malaka. Bukan hanya itu, kerajaan ini turut mengumpulkan seluruh kekayaan dari jasa pelabuhan serta gudang perdagangan.

Keruntuhan kerajaan besar ini tercatat dalam sejarah Kerajaan Sriwijaya, tepatnya saat Raja Rajendra Chola selaku penguasa Kerajaan Cholamandala menyerang Sriwijaya pada 1007 serta 10123 Masehi. Penyerangan ini berhasil merebut bandar-bandar kota Sriwijaya. Perang terjadi karena keduanya sama-sama bersaing terutama di bidang pelayaran serta perdagangan. Tujuan dari penyerangan ini ialah guna meruntuhkan armada Sriwijaya, bukan untuk menjajah. Keruntuhan yang terjadi membuat kondisi ekonomi Sriwijaya mulai melemah karena para pedagang mulai berkurang jumlahnya. Militer Sriwijaya melemah dan banyak prajurit melepaskan diri. Kerajaan Sriwijaya dinyatakan runtuh pada abad ke-13. Selama masa pemerintahannya, tercatat ada banyak raja Kerajaan Sriwijaya yang namanya cukup terkenal.

Raja Terkenal Kerajaan Sriwijaya

Beberapa raja terkenal Kerajaan Sriwijaya ini di antaranya adalah Dapunta Hyang Sri Jayanasa, Rudra Vikraman, Sri Indravarman, Dharanindra Sanggramandhananjaya, Samaratungga, Balaputradewa, Sumatrabhumi dan Rajendra. Selain itu, ada banyak peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya terutama aneka prasasti yang menjadi bukti-bukti keberadaan serta kebesaran kerajaan ini.

Baca juga : Sejarah Monas, Ikon Ibukota Jakarta

Berikut adalah beberapa peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya yang masih ada hingga saat ini:

           1. Prasasti Talang Tuo

Prasasti satu ini ditemukan di barat Palembang ada 684 M. Tulisan di dalamnya berisi Dapunta Hyang Sri Jayanaga yang membuat Taman Sriksetra guna kemakmuran semua makhluk.

           2. Prasasti Kedukan Bukit

Prasasti Kedukan Bukit ditemukan pada 683 M di Palembang. Isinya adalah ekspansi selama 8 hari yang dilakukan Raja Dapunta Hyang bersama dengan 20.000 tentara hingga berhasil menaklukkan beberapa daerah di sekitarnya.

           3. Prasasti Kota Kapur

Prasasti ini ditemukan di Bangka pada 686 M. Isinya ialah permohonan pada para Dewa guna meminta keselamatan untuk Kerajaan Sriwijaya dan seluruh rakyatnya.

           4. Prasasti Karang Birahi

Ditemukan pada 686 M dengan isi yang kurang lebih sama seperti Prasasti Kota Kapur, yaitu permohonan keselamatan pada Dewa untuk Kerajaan dan rakyat

           5. Prasasti Talang Batu

Ditemukan di Palembang namun tidak ada keterangan tahun. Prasasti ini sendiri berisi kutukan untuk pelaku tindak kejahatan serta bagi mereka yang berani melanggar perintah Raja.

 

Leave a Reply