Sejarah Kerajaan Majapahit

Diposting pada

Jika mempelajari mata pelajaran sejarah di sekolh, pastinya akan mempelajari sejarah kerajaan Majapahit yang sangat melegenda tersebut. Kerajaan Majapahit adalah kerajaan yang menganut kepercayaan Hindu dan Budha yang terletak di Indonesia. Kerajaan ini memang sangat besar, terbukti dalam sejarah kerajaan Majapahit, kekuasaan kerajaan ini di Indonesia saja dari ujung Barat ke ujung Timur.

Bahkan kekuasaannya sudah mencapai ke Negara tetangga. Dulu memang Indonesia sangat banyak orang yang menganut agama Hindu dan Budha karena memang kerajaan yang menguasai rata-rata beragama tersebut. Dahulu kala kerajaan Majapahit ini memiliki ambisi untuk menyatukan Indonesia dengan melalui sumpah Gajah Mada yang juga ada monumennya. Sebagian orang pasti ada yang belum tahu persis tentang sejarah ini, berikut kisahnya.

Sejarah Kerajaan Majapahit

Sejarah Kerajaan Majapahit

Baca juga : Sejarah Pramuka Indonesia dan Perkembangannya

Sejarah kerajaan Majapahit dimulai dari berdirinya kerajaan tersebut. Awal berdirinya kerajaan ini yaitu 1293 dan berakhir pada tahun 1500 Masehi. Pada masa kejayaannya, kerajaan ini dipimpin oleh Raja Wijaya, sehingga wilayah kerajaan Majapahit menjadi luas dari ujung Barat ke Timur karena berkat kecerdikan raja-raja kerajaan Majapahit yang salah satunya adalah Raja Wijaya. Meskipun kerajaan Majapahit ini sangat luas, tidak menutup fakta bahwa kerajaan ini pernah mengalami masa-masa yang sulit pada saat itu.masa-masa sulit yang dialami oleh kerajaan Majapahit adalah pada saat kepemimpinan Raja Jayanegara.

Raja tersebut pada masa kepemimpinannya tidaklah baik. Sering terjadi pertikaian hingga Raja Jayanegara mati terbunuh dan digantikan oleh Tribuana Tungga Dewi pada tahun 1309 hingga 1328. Dimana pada saat kepemimpinannya, mengalami masa kejayaannya kembali setelah kehancuran yang diakibatkan oleh raja terdahulu.

Gajah Mada Majapahit

Jika membicarakan mengenai sejarah kerajaan Majapahit tentu setelah mengetahui gambaran kerajaan Majapahit itu seperti apa dahulu kalanya. Karena memang diceritakan dengan kekuasaannya yang luas serta kuat, dan juga raja-raja yang memimpin memiliki kisah tersendiri pada saat memerintah kerajaan tersebut.

Diceritakan pula, Jayanegara bukanlah raja yang sangat sukses, akan tetapi kerajaan Majapahit semakin maju dan mengalami masa kejayaan saat dipimpin oleh Raja Hayam Wuruk. Pada saat kepemimpinannya, Hayam Wuruk mempunyai prestasi yang sangat gemilang karena berhasil memperluas kerajaannya dengan menguasai atau merajai Borneo, Sumatra, Bali, Semenanjung Malaya bahkan hingga masuk ke Negara Filipina. Dalam memerintah kerajaan hingga memasuki puncak kejayaan, Raja Hayam Wuruk tidak sendirian.Namun, ada sosok yang membantunya dan setia di sampingnya, yaitu patih Gajah Mada. Karena keseriusan sang patih untuk tetap memajukan kerajaan, Gajah Mada Majapahit akhirnya bersumpah yang sumpahnya tersebut disebut dengan sumpah palapa. Isi sumpah tersebut intinya adalah dia tidak akan mundur dari jabatannya sebelum Nusantara menjadi satu kesatuan yang utuh.

Runtuhnya kerajaan Majapahit

Baca juga : Sejarah Islam di Indonesia, Sumber dan Penyebarannya

Akan tetapi masa kejayaan Majapahit ternyata tidak bertahan lama dan ada masanya mengalami kemunduran yang signifikan. Perekonomian Majapahit yang sangat berkembang, saat mengalami kemunduran, perekonomian pun ikut menyusut. Hal itu disebabkan karena Raja Hayam Wuruk mundur dari jabatannya karena meninggal dunia dan digantikan oleh seorang puti yang bernama putri Kusumawardhani. Namun memang tidak semaju pada saat pemerintahan Hayam Wuruk. Runtuhnya kerajaan Majapahit memang ditandai dengan hal-hal yang dikelola oleh raja Hayam Wuruk tidak bekerja sesuai dengan aturannya, dan juga kerajaan ini menjadi runtuh karena masuknya agama Islam yang masuk ke Nusantara dan banyak dari anggota di kerajaan masuk Islam, dan kerajaan Islam pun mulai berdiri.

Loading...

Tinggalkan Balasan