Sejarah Isis, Sejarah Berdarah Timur Tengah

Diposting pada

ISIS telah menorehkan sejarah cukup kelam bagi pelanggaran hak asasi manusia paling kejam di dunia. ISIS telah memicu pertumpahan darah di tanah Arab dan membuat penduduk Timur Tengah semakin menderita setelah pertikaian antara Palestina dan Israel tak kunjung usia. Sejarah ISIS banyak dicari orang untuk mengetahui mengapa organisasi ini menjadi otak berbagai serangan bedarah di berbagai negara di seluruh dunia. Banyak orang mencari informasi tentang tujuan utama ISIS melakukan berbagai penyerangan tanpa ampun.

Asal Usul dan Sejarah ISIS

Sejarah Isis, Sejarah Berdarah Timur Tengah

Baca juga : Mengulang Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia

Mendengar nama ISIS mungkin membuat beberapa orang bergidik, geram dan bahkan marah dengan organisasi yang satu ini. Banyak orang di dunia yang membenci dan marah pada ISIS karena dianggap sebagai organisasi teroris yang memiliki andil cukup besar terhadap segala macam aksi teror di seluruh dunia dan menjadi pemicu perang di tanah Arab selama bertahun-tahun dengan menelan jutaan korban jiwa. Sebut saja tragedi serangan bom Paris yang terjadi pada bulan November tahun 2015 yang menewaskan kurang lebih 120 orang. Peristiwa ini merupakan buntut dari rasa tidak suka ISIS terhadap Perancis karena Perancis terlibat dalam perang saudara yang terjadi di Suriah dan Irak sejak tahun 2015 yang disebut dengan Operasi Chammel. Peristisa berdarah tersebut semakin membuat nama ISIS dikenal sebagai kelompok yang berbahaya di seluruh dunia karena sangat esktrem. Tak banyak orang yang tahu bagaimana sejarah ISIS dan bagaimana asal usul ISIS terbentuk dan hanya merespons dari berita-berita yang beredar.

ISIS atau Islamic State of Iraq and Syria memiliki beberapa nama julukan seperti ISIL (Islamic State of iraq and the Levant, IS (Islamic State), maupun NIIS atau Negara Islam Iraq dan Suriah. Sejarah ISIS sebagai organisasi ekstremis Islam yang dicap sangat berbahaya ini berkaitan dengan fenomena Arab Spring yang terjadi di tanah Arab. Arab Spring merupakan suatu peristiwa pemberontakan yang berusaha menumbangkan rezim otoriter di Timur Tengah, mencakup Libya, Mesir, Tunisia, dan Yaman. ISIS merncoba untuk menggulingkan kekuasaan Bashar al-Assad yang berideologi Syiah, sedangkan ISI berideologi Sunni. ISIS muncul sebagai kelompok militan yang puritan dan menginginkan tumbangnya Bashar al-Assad yang dianggap sebagai pemimpin diktator. Namun, tak semudah itu bagi ISIS untuk menumbangkan sang diktator karena Bashar al-Assad memperoleh bantuan dari kekuatan militer Arab Saudi. ISIS pun gagal dalam menggulingkan Bashar a-Assad dan kemudian mengalihkan daerah kekuasannya ke wilayah Iraq bagian barat dan Suriah bagian Timur.

Pendiri ISIS yang Pertama

Sejarah ISIS mengalihkan daerah kekuasaannya ke kedua wilayah tersebut karena kedua wilayah ini memiliki kontrol yang rendah dari pemerintah. Pendiri ISIS yang pertama adalah Abu Mus’ab al-Zarqawi dengan nama asal ISIS yaitu Tahwid sa al-Jihad yang kemudian bergabung dengan Osama bin Laden pada tahun 2004 yang kemudian membuat organisasi tersebut berubah nama menjadi Tanzim Qa’idat al-Jihad fi Bilad al-Rafidayn atau Al Qaeda.

Cikal Bakal Lahirnya Islamic State

Sejarah ISIS tersu berlanjut di tahun 2006 dimana Al-Zarqawi dikabarkan tewas yang kemudian kekuasaan ISIS dialihkan ke Abu Hamzah al-Muhajir. Setelah itu, kekuasaan diserahkan kepada Abu Umar Al-Baghdadi. ISIS kemudian berkoalisi dengan berbagai kabilah di Iraq yang menjadi cikal bakal lahirnya Islamic State. ISIS memulai perang dengan tentara Amerika Serikiat yang sedang berada di Iraq yang menyebabkan Abu Umar tewas. Kemudian ISIS dipimpin oleh Abu Bakar al-Baghdadi yang menjadikan organisasi ini semakin kuat dan terorganisir. Pada tahun 2012, al-Baghdadi melakukan perluasan kekuasaan hingga ke Suriah. ISIS yang dipimpin oleh al-Bahgdadi ini kemudian memisahkan diri dari Al-Qaeda.

Baca juga : Sejarah Syiah, Perebutan Kuasa Sepeninggal Rasulullah

Sejarah ISIS hingga menjadi seperti sekarang berawal dari keinginan al-Baghdadi untuk memperluas kekuasaan ISIS ke seluruh penjuru dunia, sehingga manambahkan Syria dalam nama organisasinya. Bahaya ISIS ini semakin dirasakan oleh masyarakat dunia dan menjadi salah satu organisasi paling diperangi dunia karena kekejamannya dalam menyerang warga sipil.

 

Loading...

Tinggalkan Balasan