Sejarah ASEAN dan Tujuan Berdirinya ASEAN

Diposting pada

Sejarah ASEAN adalah hal yang perlu diketahui oleh banyak orang terutama Negara-Negara yang telah bergabung ke kelompok tersebut. Dengan terbentuknya ASEAN tersebut, masing-masing Negara di Asia Tenggara akan merasa sangat terbantu apabila membutuhkan bantuan dari Negara luar. Karena jika tidak ada yang membantu di luar, siapa lagi? Maka dari itu, terbentuknya ASEAN ini menjadikan sejarah ASEAN yang patut untuk dipelajari. Agar anak generasi penerus bangsa bisa mengetahui bagaimana pembentukan ASEAN tersebut hingga saat ini berdiri dan saling bahu-membahu dalam mengatasi berbagai masalah Negara. Berikut adalah pemaparan mengenai sejarah berdirinya ASEAN tersebut.

Sejarah ASEAN

Sejarah Sejarah ASEAN

Baca juga : Sejarah Pramuka Indonesia dan Perkembangannya

ASEAN ternyata memiliki kepanjangan yang memiliki makna.Akronim dari ASEAN adalah Association of Souteast Asian Nations. Yang bila diartikan dalam bahasa Indonesia adalah persatuan Negara-Negara dari Asia Tenggara. Pada awal berdirinya kelompok ini, hanya terdiri dari 10 Negara saja yang mau ikut bergabung. Kesepuluh Negara tersebut adalah  Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Laos dan Kamboja. Yang mencetuskan petama kali untuk membentuk ASEAN ini adalah 5 Negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. ASEAN jika berkumpul dalam sebuah rapat akan membahas mengenai bisnis, ekonomi, politik, dan lain sebagainya.

Tujaun Berdirinya ASEAN

Jika Anda bertanya-tanya dimana tempat berdirinya ASEAN? Maka Bangkok adalah jawabannya. Ya, Bangkok memang menjadi Negara yang pertama kali menjadi tempat terjadinya pembentukan ASEAN yaitu pada tanggal 8 Agustus 1967. Dalam pembahasan pertama kali yang dilakukan dalam pertemuan tersebut, menghasilkan suatu tujuan berdirinya ASEAN, dimana nantinya akan sangat memberikan manfaat untuk para Negara Anggota yang ada di kelompok ASEAN tersebut. Tujuannya adalah :

  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan dikawasan Asia Tenggara.
  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional.
  3. Meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.
  4. Memelihara kerja sama yang erat di tengah-tengah organisasi regional dan internasional yang ada.
  5. Meningkatkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara.

Setelah tujuan-tujuan tersebut dibentuk, maka ditanda tanganilah sebagai deklarasi ASEAN yang menjadi pedoman dari ASEAN. Deklarasi tersebut juga dikenal dengan deklarasi Bangkok karena memang tempat pertama untuk diadakannya pertemuan berada di Bangkok, Thailand. Sejarah ASEAN pertama kalinya sebenarnya hanya berisi tentang penanganan ekonomi agar menjadi lebih baik, mendorong perdamaian dan keamanan wilayah, serta membentuk kerja sama dalam berbagai bidang kepentingan bersama. Tapi beberapa perwakilan mengatakan bahwa hal itu saja tidak cukup.

Dalam pertemuan selanjutnya, ASEAN membahas mengenai politik yang dilaksanakan pada tahun 1971, namun belum menemui titik terang. Sampai pada tahun 1976 lima negara anggota ASEAN itu juga menyepakati Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia/ TAC) yang menjadi landasan bagi negara-negara ASEAN untuk hidup berdampingan secara damai.Dan tidak adanya perang di Negara ASEAN menjadi bukti sejarah berdirinya ASEAN yang sangat berguna bagi para Anggotanya.

Baca juga : Sejarah Kerajaan Majapahit

Setiap beberapa tahun sekali, ASEAN memang selalu melakukan pertemuan untuk bisa menemukan jalan keluar secara bersama-sama dalam menghadapi masalah yang biasa dihadapi oleh banyak Negara. Maka dari itu, Indonesia yang termasuk Negara berkembang, sekarang sudah bisa merangkak naik dengan adanya ASEAN ini dan bergabung di dalamnya sebagai anggota tetap.

 

Loading...

Tinggalkan Balasan