Peristiwa Pemberontakan Republik Maluku Selatan Yang Pernah Terjadi di Indonesia

Diposting pada

Pemberontakan Republik Maluku Selatan dimulai pada tahun 1950 tepatnya setelah proklamasi Republik Maluku Selatan (RMS) oleh Christian Robert Steven Soumokil pada tanggal 25 April 1950. Soumokil merupakan seorang mantan jaksa agung Negara Indonesia Timur. Latar belakang terjadinya pemberontakan RMS ini akibat ketidakpuasan mereka atas kembalinya RIS ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Gerakan ini tidak hanya sebagai upaya ingin memisahkan diri dari Negara Indonesia Timur, namun ingin membentuk negara sendiri yang terpisah dari RIS atau sekarang NKRI. Tokoh-tokoh yang terlibat dalam gerakan Republik Maluku Selatan untuk memproklamasikan kemerdekaan mereka adalah J.H. Manuhutu sebagai presidennya. Sementara Albert Wairisal sebagai Perdana Menteri dan Soumokil beserta beberapa orang lainnya sebagai para menteri.

Peristiwa Pemberontakan Republik Maluku Selatanyang Pernah Terjadi di Indonesia

Baca juga : Peristiwa Pemberontakan di Indonesia yang Tercatat dalam Sejarah Bangsa!

Pada tanggal 27 April 1950, Nikijuluw ditetapkan sebagai wakil presiden RMS untuk wilayah luar negeri yang berkedudukan di Den Haag Belanda. Lalu Soumokil menggantikan posisi Manuhutu sebagai Presiden RMS pada tanggal 3 Mei 1950. Selanjutnya mereka membentuk Angkatan Perang RMS yang dikenal APRMS dengan Sersan mayor KNIL D.J Samson sebagai panglima penggantinya. Pada waktu itu, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menghentikan pemberontakan Republik Maluku Selatan dengan upaya perundingan dan perdamaian. Namun, berbagai upaya tersebut belum mampu menghentikan pemberontakan tersebut, sehingga pemerintah pun melakukan operasi militer untuk membersihkan pemberontakan di wilayah Maluku tersebut.

Operasi militer tersebut dipimpin oleh Kolonel A.E Kawilarang yang saat itu memiliki kedudukan sebagai Panglima Tentara dan Teritorium Indonesia Timur. Operasi militer untuk menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 15 Juli 1950. Hingga 3 November 1950, wilayah Ambon telah mampu dikuasai oleh pasukan militer pemerintah. Setelah itu, pusat pemerintahan RMS pun berpindah ke Pulau Seram danada beberapa pimpinan RMS yang melarikan diri ke Belanda. Beberapa tokoh seperti J.H Manutu dan angkatan perang RMS yang berhasil ditangkap pada tahun 1952, akhirnya dijatuhi hukuman selama beberapa tahun. Sementara anggota pemberontakan Republik Maluku Selatan yang berhasil kabur ke Belanda masih diam-diam bergerak membentuk organisasi pemerintahan di pengasingan sana.

Soumokil yang saat itu belum tertangkap pun masih bertahan di hutan-hutan yang berada di Pulau Seram. Akhirnya pimpinan tertinggi Republik Maluku Selatan tersebut berhasil ditangkap pada tanggal 2 Desember 1963. Setelah melewati meja hijau, Soumokil akhirnya dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi pada 12 April 1966 di wilayah Kepulauan Seribu Jakarta.Peristiwa pemberontakan Republik Maluku Selatan ini diwarnai dengan eksistensi mereka di wilayah pengasingan luar negeri khususnya di Negeri Belanda. Soumokil masil memiliki pengganti presiden RMS yaitu Johan Manusama dari 1966-1992 dan terus digantikan oleh Frans Tutuhatunewa tahun 2010 hingga John Wattilete.

Baca Juga : Sejarah G30SPKI Sejarah Kelam Indonesia

Memasuki tahun 2000-an sampai sekarang, pemberontakan Republik Maluku Selatan terkadang masih menunjukkan keberadaannya dengan adanya peringatan proklamasi RMS yang terjadi di wilayah tertentu. Hal ini dikarenakan masih ada sisa-sisa tokoh atau otak RMS yang diam-diam bergerak dan selalu memiliki penerusnya. Pemerintah selalu berupaya mencegah pemberontakan yang merugikan banyak warga sipil tersebut agar tidak terjadi kembali. Penangkapan terhadap anggota RMS pun beberapa kai dilakukan bahkan hingga ada warga yang mengaku mantan anggota RMS. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada terhadap situasi di sekitar lingkungan kita. Jangan mudah terprovokasi terhadap hal-hal yang belum tentu terbukti kebenarannya dan mengganggu keutuhan NKRI.

Loading...

Tinggalkan Balasan