Peristiwa Pemberontakan di Indonesia yang Tercatat dalam Sejarah Bangsa!

Diposting pada

Perjuangan suatu bangsa yang mengalami masa penjajahan tidak berhenti hanya karena bangsa tersebut sudah merdeka. Perjuangan harus terus dilakukan demi menjaga ketahanan dan keamanan suatu negara. Berbagai peristiwa penting yang tercatat dalam sejarah menunjukkan bahwa terjadi beberapa pemberontakan di Indonesia khususnya setelah masa kemerdekaan. Peristiwa pemberontakan yang terjadi didalangi oleh sekelompok tertentu yang menuntut untuk memisahkan di dari NKRI. Tentu saja hal tersebut sangat mengkhawatirkan. Kali ini akan dijelaskan latar belakang pemberontakan tersebut sekaligus untuk mengenang perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan keutuhan NKRI. Berikut daftar pemberontakan yang terjadi di Indonesia:

Peristiwa Pemberontakan di Indonesia yang Tercatat dalam Sejarah Bangsa!

Baca Juga : Sejarah G30SPKI Sejarah Kelam Indonesia

  • Pemberontakan PKI di Madiun

Pemberontakan di Indonesia yang pertama adalah pemberontakan oleh sekelompok PKI Madiun pada tahun 1948. Pemberontakan ini didalangi oleh jatuhnya kabinet Amir Syarifuddin akibat Perundingan Renville sehingga dibentuknya sebuah kabinet baru. Amir yang tidak setuju membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) beserta kelompoknya dan didukung oleh Musso yang baru tiba dari Moskow. Setelah itu mereka membentuk PKI untuk memperkuat upaya mereka hingga memproklamasikan Pemerintahan Soviet di Indonesia untuk meruntuhkan RI dan kemudian diganti dengan negara komunis. Pemberontakan ini berhasil ditumpas oleh Jenderal Sudirman, namun beberapa tokoh berhasil kabur seperti DN Aidit. Meski begitu, kota Madiun akhirnya berhasil direbut kembali oleh tentara Republik Indonesia.

  • Pemberontakan Darul Islam (DI) dan Tentara Islam Indonesia (TII)

DI dan TII terbentuk akibat adanya pihak yang kecewa terhadap Presiden Soekarno. Tujuan pemberontakan ini adalah untuk mendirikan sebuah negara yang berbasis Islam dibawah pimpinan Kartosuwiryo. Banyak daerah yang mendukung gerakan ini seperti Aceh, Jawa Barat, Kalimanta, dan Sulawesi Selatan. Pemberontakan ini terjadi selama 13 tahun dan menewaskan beberapa korban. Pemberontakan di Indonesia ini dianggap membahayakan stabilitas negara dan berhasil ditumpas oleh TNI.

  • Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)

Pemberontakan yang terjadi di Indonesia lainnya adalah pemberontakan PRRI yang dihasilkan akibat merasakan ketidakadilan terhadap pemerintah pusat. Daerah merasa kecewa terhadap alokasi dana pembangunan yang dianggap tidak adil. Akibatnya muncullah beberapa dewan di wilayah Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang masing-masing dipimpin oleh tokoh tertentu. Gerakan ini dianggap berbahaya karena membentuk pemerintah tandingan sehingga pemerintah pusat mengerahkan TNI untuk menumpas gerakan ini.

  • Pemberontakan Permesta

Pemberontakan di Indonesia yang terjadi di Indonesia bagian Timur dan dipimpin oleh Letkol Ventje Sumual. Pemberontakan ini mendukung gerakan PRRI yang sebelumnya telah terjadi. Gerakan ini perlu ditumpas karena terbukti melakukan tujuh operasi militer yang melawan pemerintah pusat dan membahayakan kedaulatan dan keamanan negara.

  • Pemberontakan G30S/PKI Tahun 1965

Pemberontakan G30S/PKI merupakan pemberontakan yang terjadi setelah kemerdekaan dan paling menjadi sorotan hingga sekarang. PKI yang ditumpas tahun 1948 ternyata masih ada keberadaannya dan memiliki tujuan sama yaitu ingin membentuk negara komunis di Indonesia. gerakan ini terjadi pada 30 September 1965 tepatnya malam hingga dini hari dengan melakukan penculikan terhadap 6 jenderal senior Angkatan Darat. Jenderal yang tewas tersebut yaitu MT Haryono, Ahmad Yani, DI Panjaitan, Sutoyo Siswomiharjo, Soeprapto dan S. Parman., sementara Jenderal AH Nasution berhasil kabur. Gerakan ini pada akhirnya berhasil ditumpas oleh Jenderal Soeharto.

Baca Juga : Apa Itu Integrasi Serta Macam-Macam dan Faktornya?

Itulah berbagai peristiwapemberontakan di Indonesia yang pernah terjadi dan perlu menjadi perhatian masyarakat agar senantiasa dapat selalu waspada dan menjaga keutuhan NKRI.

 

Loading...

Tinggalkan Balasan