Faktor Penghambat dan Pembentuk Integritas Nasional di Indonesia

Faktor Penghambat dan Pembentuk Integritas Nasional di Indonesia

Posted on

Apa yang dimaksud dengan integrasi nasional? Apa sajakah faktor pembentuk integrasi nasional? Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan integrasi nasional. Secara antropologis, integrasi nasional merupakan sebuah upaya penyesuaian dalam berbagai unsur kebudayaan yang berbeda-beda untuk mencapai adanya keserasian fungsi dalam kehidupan bermasyarakat. Lalu, secara politis intergrasi nasional juga bermakna sebagai penyatuan berbagai kelompok sosial dan budaya yang berada dalam kesautuan wilayah nasional untuk bersatu membentuk sebuah identitas nasional.

Faktor Penghambat dan Faktor Pembentuk Integrasi Nasional

Faktor Penghambat dan Pembentuk Integritas Nasional di Indonesia

 

Baca juga : Sedikit Cerita G30S PKI Lengkap sebagai Bagian dari Sejarah Indonesia

Konsep ini pun terlihat pada masyarakat Indonesia yang hidup sebagai masyarakat plural. Masyarakat Indonesia sendiri merupakan sebuah susunan masyarakat yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti memiliki kebudayaan yang dimiliki secara umum oleh masyarakat. Namun, dalam kehidupan masyarakat yang plural ini bisa menjadis sebuah pisau bermata dua. Menjadi ancaman atau anugerah. Untuk itu, sangat penting untuk mengetahui beberapa faktor pembentuk integrasi nasional dan juga faktor penghambat integrasi nasional. Dengan demikian, kehidupan masyarakat yang plural ini bisa menjadi sebuah keselarasan yang damai tanpa adanya konflik yang berlebih.

       1. Faktor-faktor pendukung integrasi nasional

Faktor-faktor pendukung ini bisa menjadi sebuah sarana memperkuat adanya penyelasaran identitas dari masyarakat Indonesia yang memiliki latar belakang kebudayaan berbeda tetapi tetap satu.

  1. Faktor pertama adalah adanya rasa seperjuangan dan senasib dari faktor sejarah sehingga munculah rasa integritas nasional.
  2. Faktor kedua adalah adanya ideologi nasional yang telah tercerminkan dalam simbol Negara. Pada kasus ini, masyarakat Indonesia telah mengenal simbol negaranya yakni Garuda Pancasila dengan semboyan yang kuat “Bhinneka Tunggal Ika”.
  3. Faktor ketiga yang menjadi faktor pembentuk integrasi nasional adalah adanya tekad dan keinginan yang kuat untuk bersatu. Hal ini tertuang dalam Sumpah Pemuda Indonesia yang menyerukan persatuan Indonesia.
  4. Faktor keempat adalah penggunnaan satu bahasa pemersatu yakni Bahasa Indonesia, adanya semangat persatuan bangsa dan tanah air serta adanya kesamaan pandangan hidup dan kepribadian bagsa yakni Pancasila.

Dari beberapa faktor pembentuk integrasi nasional, telah terlihat bahwa Indonesia sendiri memiliki masyarakat yang sudah mendorong adanya integrasi nasional sebagai masyarakat Indonesia. Mulai dari menjunjung bahasa yang satu, bahasa Indonesia. Lalu, adanya kepercayaan bahwa kehidupan berbangsa di Indonesia memusatkan pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa. Setelah itu, ada pula rasa yakin dengan tertanamnya Bhinneka Tunggal Ika, yang mempersatukan berbagai kalangan yang ada di Indonesia untuk menjadi satu sebagai masyarakat Indonesia.  Namun, dari berbagai faktor pendorong interaksi nasional ini adapula berbagai faktor penghambat yang tidak tercapainya integrasi nasional yang baik di Indonesia.

Dari berbagai jenis faktor pendukung, ada beberapa faktor-faktor penghambat integrasi nasional  yang mampu menghambat atau bahkan memecah adanya integrasi nasional di sebuah Negara, termasuk Indonesia.

Baca juga : Ringkasan Penyebab Pecahnya Pemberontakan PKI Madiun 1948

      2.  Faktor penghambat integrasi nasional

  1. Pertama, tidak terapresiasikannya kemajukan yang bersifat heterogen.
  2. Kedua, minimnya toleransi antargolongan yang terjadi di berbagai lapisan masyarakat. Tentunya, rasa toleransi ini menjadi salah satu faktor perpecahan utama yang sedang dialami Indonesia terkini.
  3. Ketiga, ketidak sadaran akan adanya ganggan dan ancaman dari luar. Salah satu faktor utama integritas nasional adalah adanya kesadaran akan ancaman atau gangguan dari pihak luar sehingga menguatkan integritas nasional dari masyarakat. Berbanding terbalik, kurangnya rasa ini menjadikan turunnya integritas nasional pada masyarakat Indonesia.
  4. Keempat, adanya rasa ketidakpuasan terhadap adanya kesejahteraan atau hasil-hasil pembanguan yang tidak merata atau bahkan sangat timpang.

Demikian penjelasan mengenai faktor yang bisa menghambat dan mendorong integrasi sebuah negara.

 

Leave a Reply