faktor pendorong integrasi nasional secara khusus

6 Faktor Penghambat Integrasi Nasional di Indonesia

Posted on

Indonesia sebagai negara yang masyarakatnya paling plural harus selalu berupaya untuk menjaga keutuhan NKRI dari berbagai konflik sosialyang mengancam integrasi nasional. Terbukti setelah kemerdekaan Indonesia, banyak kelompok atau gerakan separatisme yang berusaha memisahkan diri dari NKRI dan mengancam keutuhan NKRI. Gerakan pemberontakan tersebut biasanya muncul di daerah-daerah tertentu yang melawan pemerintah pusat. Indonesia memiliki potensi besar mengalami disintegrasi karena keadaan geografisnya berupa negara kepulauan dan masyarakatnya yang terdiri dari berbagai suku, agama, bahasa, adat istiadat dan budaya yang berbeda. salah satu penyebab disintegrasi ini karena adanya faktor penghambat integrasi nasional.

faktor pendorong integrasi nasional secara khusus

Baca juga : Peristiwa Pemberontakan Republik Maluku Selatanyang Pernah Terjadi di Indonesia

Integrasi nasional merupakan sebuah upaya untuk menyatukan atau menjaga keutuhan suatu bangsa dan negara. Keanekaragaman suku bangsa dan budaya Indonesia harus tetap dipelihara tanpa mengganggu keutuhan negara. Oleh karena itu, masyarakat harus mengetahui berbagai faktor yang menghambat terjadinya integrasi nasional. Melalui pemahaman terkait penghambat terwujudnya integrasi nasional diharapkan dapat mengurangi terjadinya disintegrasi nasional.

  • Kurangnya toleransi

Salah satu faktor penghambat integrasi nasional yang sangat mendasar dan mampu menyebabkan masalah lain yang lebih besar adalah kurangnya sikap toleransi antar golongan. Indonesia yang terkenal dengan suku bangsa yang beranekaragam mampumenyebabkan munculnya berbagai macam golongan. Jika setiap pribadi tidak membekali diri dengan sikap toleransi, maka akan mendorong munculnya disintegrasi nasional.

  • Kurangnya penghargaan terkait kemajemukan

Faktor penghambat integrasi bangsa yang tak kalah kuat adalah kurangnya penghargaan masyarakat terhadap kemajemukan. Indonesia tergolong sebagai salah satu negara dengan masyarakatnya yang sangat heterogen dari Sabang sampai Merauke. Baik masyarakat maupun pemerintah terkadang kurang memperhatikan adanya kemajemukan ini, sehingga menyebabkan kemajemukan semakin terbengkalai dan timbulnya kecemburuan sosial antar masyarakat.

  • Kurangnya kesadaran diri

Munculnya berbagai macam konflik sosial hingga gerakan separatisme tidak lain adalah karena kurangnya kesadaran diri sendiri dalam menghadapi berbagai macam perbedaan. Kurangnya kesadaran diri terhadap sikap toleransi dan menghormati sesama ini menyebabkan munculnya prasangka buruk dan kecemburuan sosial antar sesama golongan. Sebagai masyarakat yang tinggal di negara dengan masyarakat heterogen, sebaiknya harus selalu menyadari dan menanamkan sikap bahwa kita hidup berdampingan dan tidak bisa hidup sendiri.

  • Adanya paham berupa etnosentrisme

Faktor penyebab sulitnya mewujudkan integrasi nasional lainnya adalah adanya paham etnosentrisme yang berlebihan.Paham etnosentrisme yang selalu menomorsatukan budayanya dan menganggap remeh budaya suku bangsa lainnya ini mampu menjadi awal mula penyebab disintegrasi nasional. Bersikaplah sewajarnya dalam menjungjung tinggi budaya sendiri tanpa harus meremehkan budaya lain karena setiap budaya itu memiliki ciri khas masing-masing. Selain itu, adanya perbedaan tersebut juga menambah

  • Adanya ketimpangan pembangunan di berbagai daerah

Faktor penghambat integrasi nasional lainnya yaitu adanya suatu kecemburuan sosial yang disebabkan oleh ketimpangan pembangunan di berbagai wilayah. Terlebih lagi kondisi geografis negara Indonesia yang berupa negara kepulauan menyebabkan beberapa daerah susah aksesnya dan merasa kurang diperhatikan. Hal inilah yang harus lebih diperhatikan, sehingga pembangunan di wilayah pemerintah pusat dan daerah dapat tercapai semua sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah.

Baca juga : Peristiwa Pemberontakan di Indonesia yang Tercatat dalam Sejarah Bangsa!

  • Perlakukan pemimpin yang berbeda terhadap warganya

Perlakuan yang berbeda oleh pemimpin kepada warganya juga mampu menjadi faktor penghambat integrasi nasional. Mengapa hal itu bisa terjadi? Jika ada suatu golongan dalam masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil oleh pemimpinnya maka dapat menyebabkan disintegrasi sosial yang akibatnya merambah ke dalam upaya integrasi nasional. Hendaklah pemimpin bersikap adil tanpa mengatasnamakan dan melebih-lebihkan suku bangsa atau budaya yang dimilikinya ketika memimpin masyarakat plural

Leave a Reply