Pertumbuhan Ekonomi Adalah Hal yang Harus Diperhatikan

Diposting pada

Dalam perekonomian tentu saja sangat banyak istilah yang harus dipahami. Baik itu istilah bahasa Indonesia maupun istilah asing. Salah satunya yang sering terdengar dalam perekonomian adalah istilah pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi sendiri sering sekali disamakan dengan perkembangan atau pembangunan ekonomi. Tetapi kenyataanya terdapat perbedaan yang cukup terlihat antara ketiganya. Pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses meningkatnya pendapatan tanpa ada kaitannya dengan tingkat pertumbuhan penduduk. Untuk tingkat pertumbuhan penduduk biasanya sering dikaitkan dengan pembangunan ekonomi. Ada juga definisi lain dari pertumbuhan ekonomi yaitu bertambahnya pendapatan nasional dalam periode tertentu. Contoh pertumbuhan ekonomi ini misalnya dalam satu tahun terakhir pertumbuhan ekonomi menunjukkan peningatan dari kapasitas produksi dan jasa dalam kurun waktu tertentu.

Teori Pertumbuhan Menurut Para Ahli

Dalam pertumbuhan ekonomi, pastinya terdapat beberapa teori pertumbuhan ekonomi, ada beberapa teori, yaitu:

  1. Teori pertumbuhan klasik

Baca Juga : Indikator dan Cara Menghitung pertumbuhan ekonomi

Dalam teori ini pertumbuhan ekonomi dipengarui oleh empat factor seperti jumlah pendudukm luas tanah, jumlah barang modal, dan kekayaan alam sertia teknologi yang digunakan saat itu. Pertambahan penduduk juga dapat menyebabkan kenaikan pendapatan perkapita.

  1. Teori pertumbuhan harrod-domar

Teori ini menerangkan asumsi agar perekonomian dapat mencapai pertumbuhan yang kuat dalam jangka yang panjang. Hal ini agar kondisi dimana barang modal telah mencapai kapasitas penuh, tabungan memiliki proposional yang ideal dengan tingkat pendapatan nasional.

  1. Teori pertumbuhan neo-klasik

Teori ini menggunakan unsur pertumbuhan penduduk, akumulasi capital, kemajuan teknologi, dan besarnya output yang berinteraksi.

  1. Teori Schumpeter

Teori ini lebih menekankan pada inovasi yang dilakukan oleh para pengusaha dan mengatakan bahwa kemajuan teknologi sangat ditentukan oleh jiwa usaha dalam masyarakat yang mampu melihat peluang dan berani mengambil resiko membuka usaha baru.

Faktor dan Hambatan Ekonomi

Kemudian dalam pertumbuhan ekonomi juga terdapat factor yang dapat mempengaruhi, beberapa faktor pertumbuhan ekonomi adalah:

  1. Faktor produksi, dimana harus mampu memanfaatkan tenaga kerja yang ada dan penggunaan bahan baku industri dalam negeri semaksimal mungkin
  2. Faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran, yaitu harus surplus atau dapat keuntungan yang lebih sehingga mampu meningkatkan cadangan devisa dan menstabilkan nilai rupiah
  3. Faktor investasi, dengan membuat kebijakan investasi yang tidak rumit dan berpihak pada pasar
  4. Faktor keuangan Negara, yaitu berupa kebijakan fiscal yang konstruktif dan mampu membiayai pengeluaran pemerintah
  5. Faktor kebijakan moneter dan inflasi, yaitu kebijakan terhadap nilai tukar rupiah dan tingkat suku bunga harus di antisipatif dan diterima pasar

Itulah beberapa faktor pertumbuhan ekonomi yang dapat mempengaruhi dalam perekonomian di Indonesia. Selain factor yang dapat memperngarui perekonomian, ada juga beberapa hambatan penting yang biasa dialami oleh perekonomian di Indoensia terkait dengan pertumbuhan ekonomi adalah:

  1. Kekurangan dana modal dan barang modal atau peralatan industry yang modern
  2. Kegiatan sector pertanian masih bersifat tradisional dan rendahnya produktivitas
  3. Perkembangan kependudukan yang sangat pesat
  4. Tenaga terampil, terdidik dan keahlian keusahawan penawarannya masih jauh dibawah jumlah yang diperlukan
  5. Berbagai masalah institusi, social, kebudayaan dan politik yang sering dihadapi

Baca juga : Pertimbangan Sebelum Memilih Judul Skripsi Pendidikan Ekonomi

Oleh karena itu dengan adanya factor dan hambatan yang ada dalam perekonomian di Indonesia lebih baik pemerintah melakukan beberapa kebijakan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. Beberapa kebijakan pertumbuhan ekonomi adalah kebijakan diverifikasi kegiatan ekonomi dengan memodernkan kegiatan ekonomi yang ada. Selain itu mengenmabngkan kegiatan ekonomi yang baru yang dapat mempercepat informasi kegiatan ekonomi yang bersifat tradisional kepada ekonomi modern juga perlu dilaksanakan. Modernisasi pertumbuhan ekonomi memerlukan infrastruktur yang modern, sehingga sebaiknya mengembangkan infrastruktur. Meningkatkan tabungan dan investasi juga harus dilakukan. Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat dan merumuskan dan melaksanakan perencanaan ekonomi juga lebih baik dilaksanakan.

Loading...

Tinggalkan Balasan