Mengenal Masyarakat Ekonomi Eropa Dalam Sistem Ekonomi Dunia

Posted on

Eropa menjadi benua yang cukup kuat dalam berbagai bidang kehidupan. Eropa dikenal bukan saja sebagai benua namun juga dikenal sebagai peradaban manusia yang cukup maju dan terus mengalami kemajuan dalam berbagai bidang kehidupan, salah satunya ekonomi. Di bidang ekonomi, Eropa menjadi bagian yang terkuat hingga saat ini, dimana tingkat kekuatan ekonominya yang cukup tinggi, ditunjukkan dengan stabilitas ekonominya yang kuat dan harapan hidup masyarakatnya yang cukup tinggi. Sistem ekonomi di Eropa bahkan disatukan dalam Masyarakat Ekonomi Eropa yang memiliki sistem ekonominya sendiri bagi beberapa negara yang masuk dalam keanggotaan Masyarakat Ekonomi Eropa.

Anggota Masyarakat Ekonomi Eropa

Baca Juga : Apa Saja 10 Prinsip Ekonomi? Berikut Penjelasannya

Masyarakat Ekonomi Eropa atau yang disebut dengan EEC merupakan suatu organisasi dari negara-negara di kawasan Eropa yang memiliki tujuan untuk menyatukan secara ekonomi dari negara-negara yang termasuk di dalamnya, seperti Jerman, Denmark, Inggris, Yunani, Italia, Belanda, Perancis, Portugal dan Spanyol. Koalisi ini dibentuk pertama kali pada tahun 1958 yang ditandai oleh Perjanjian Roma. Saat ini, koalisi ekonomi ini lebih dikenal dengan sebutan Uni Eropa. Latar belakang masyarakat ekonomi Eropa dalah untuk saling mengintegrasikan ekonomi seperti pasar Uni Eropa dan cukai yang mencakupbeberapa negara pendiri masyarakat ekonomi Eropa. Ada beberapa lembaga yang berada di bawah wewenang masyarakat ekonomi Eropa, seperti Masyarakat Batu Bara dan Baja Eropa yang disebut dengan ECSC dan Masyarakat Atom Eropa yang disebut dengan EURATOM.

Masyarakat Ekonomi Eropa memungkinankan masyarakat dari negara-negara yang tergabung dalam EEC dapat bergerak dengan bebas dalam bidang ekonomi seperti perdagangan barang, jasa, dan modal. Pada tahun 1994, lahirlah perjanjian EAA yang mengatur pergerakan masyarakat dari negara-negara yang tergabung dalam EEC. Latar belakang masyarakat ekonomi Eropa semakin menguat kala lahir perjanjian yang memperluas pasat internal dari negara-negara yang tergabung dalam EEC yaitu adanya Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa yang terdiri dari 15 negara di Eropa. Adanya Masyarakat Ekonomi Eropa ini memiliki visi misi yang selalu dibawa oleh negara-negara yang terintegrasi dalam EEC.

Masyarakat Ekonomi Eropa menjadi salah satu asosiasi masyarakat terkuat di dunia, karena EEC tidak hanya membawahi sektor ekonomi saja, tetapi juga bidang kehidupan masyarakat lainnya. latar belakang Masyarakat Ekonomi Eropa antara lain adalah untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakatnya yang salah satu upayanya ditunjukkan dengan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakatnya. Selain itu, EEC juga memiliki visi untuk meningkatkan perdagangan di dalam negara-negara yang berintegrasi dengan EEC, dengan menjamin persaingan bebeas dan bidang perdagangan antar anggota.

Selain dengan negara-negara anggota yang berintegrasi dalam EEC, EEC juga memiliki visi untuk menjalin hubungan ekonomi dengan negara-negara lainnya di luar EEC. Demi memudahkan terwujudnya visi dan misi EEC, kemudian EEC membentuk Comman Market atau Pasar Bersama yang terdiri dari negara-negara yang beraviliasi dengan EEC. Comman Market ini diwujudkan dengan menerapkan sistem kebebasan buruh, modal, barang dan menyeragamkan tarif yang ditetapkan untuk barang perdagangan.

Baca Juga : Tujuan Pembangunan Ekonomi di Indonesia

Masyarakat Ekonomi Eropa atau EEC memiliki struktur organisasi yang sangat teratur, yang terdiri dari Majelis Umum atau General Assembly yang berjumlah 142 orang. Tugas dari Majelis Umum adalah untuk memberikan masukan dan usul kepada Dewan Menteri mengenai kebijakan-kebijakan apa yang perlu diambil. Struktur selanjutnya adalah Dewan Menteri atau Te Council yang memiliki tugas untuk merencanakan dan juga mengambil keputusan atas kebijakan ekonomi yang diambil oleh EEC. Selanjutnya adalah Badan Pengurus Harian atau Commission yang terdiri dari 9 orang anggota.

Tugas dari Commission adalah sebagai pemegang kuasa eksekutif dari badan pelaksana EEC. Struktur yang terakhir adalah Mahkamah Peradilan atau The Court of Justice yang berjumlah 7 orang dan memiliki tugas sebagai peradilan administratif bagi EEC. Dari struktur inilah kemudian lahir berbagai latar belakang Masyarakat Ekonomi Eropa yang mendorong terwujudnya berbagai visi dan misi EEC.

Leave a Reply