Mengenal dan Memahami Tentang Apa Itu Alat Pemuas Kebutuhan Bagi Manusia

Posted on

Alat pemuas kebutuhan merupakan segala jenis instrumen yang digunakan oleh manusia untuk memenuhi segala macam kebutuhannya. Kebutuhan manusia sendiri terbagi menjadi beberapa macam. Berbagai macam kebutuhan tersebut dibedakan berdasarkan kategori-kategori tertentu. Pertama, berdasarkan intensitasnya, ada kebutuhan primer sekunder dan tersier. Kedua, berdasarkan sifatnya, ada kebutuhan jasmani dan rohani. Ketiga, berdasarkan bentuknya, ada kebutuhan  material dan kebutuhan immaterial. Keempat, berdasarkan  waktunya, ada kebutuhan sekarang dan kebutuhan masa depan. Kelima, berdasarkan subjeknya, ada kebutuhan individu dan kebutuhan berama/kelompok. Secara sederhananya, jika kebutuhan adalah ikan, maka alat pemuas kebutuhan bisa kita anggap sebagai pancingnya. Pancing yang digunakan untuk memperoleh ikan.

Contoh Alat Pemuas Kebutuhan Manusia

Baca Juga : 4 Unsur yang Harus Ditetapkan dalam Perencanaan Pembangunan Ekonomi

Contoh alat pemuas kebutuhan yaitu makanan, motor, ojek, mesin cuci, laundry, tempat wisata, dan lainnya. Melihat contoh tersebut, tentu kita bisa menemukan perbedaan antara contoh yang satu dan conroh yang lainnya. Misalnya perbedaan antara makanan dan tempat wisata. Makanan merupakan suatu barang sementara tempat wisata merupakan sebuah jasa. Meskipun tempat wisata juga terdapat wujudnya. Lebih jelasnya yaitu antara motor dan ojek. Motor merupakan wujud barang sementara ojek adalah jasa. Namun, meski nampak berbeda, pada intinya semua hal tersebut merupakan alat atau jalan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Makanan digunakan untuk memenuhi kebutuhan jasmani manusia. Tempat wisata digunakan untuk memenuhi kebutuhan jasmani manusia. Kemudian baik motor maupun ojek digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan transportasi.

Ciri-ciri Alat Pemuas Kebutuhan Manusia

Melihat contoh di atas, maka secara umum alat pemuas kebutuhan terdiri dari dua golongan yaitu barang dan jasa. Barang merupakan sebuah alat untuk memenuhi kebutuhan yang memiliki wujud, serta dapat dilihat dan diraba oleh indra. Sementara jasa merupakan sebuah alat untuk memenuhi kebutuhan yang tidak berwujud atau abstrak, namun dapat kita rasakan manfaatnya. Dari kedua bentuk tersebut, maka ciri-ciri alat pemuas kebutuhan yaitu sebagai berikut:

  • Ciri-ciri barang:

– Berwujud

– Memiliki nilai guna

  • Ciri-ciri jasa:

– Tidak berwujud

– Tidak dapat dipisahkan

– Tidak dapat dipindahkan

– Berubah-ubah tergantung lingkungan

Selain dibedakan secara umum dalam dua golongan, alat untuk pemuas kebutuhan juga dibedakan menjadi menjadi berbagai macam berdasarkan 7 kategori. Berikut ini adalah 7 kategori alat pemuas kebutuhan bagi manusia.

  1. Berdasarkan wujudnya:

  • Barang konkret
  • Barang abstrak
  1. Berdasarkan cara memperolehnya:

  • Barang ekonomi (jumlahnya terbatas, untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan/perjuangan)
  • Barang bebas (jumlahnya tak terbatas, disediakan oleh alam, tidak memerlukan usaha keras atau perjuangan.
  • Barang ilith (jumlahnya berlebih)
  1. Berdasarkan tujuan penggunaannya:

  • Barang konsumsi
  • Barang produksi
  1. Berdasarkan fungsinya:

  • Barang komplementer (pelengkap)
  • Barang Subsitusi (pengganti)
  1. Berdasarkan proses pembuatan atau pengolahannya:

  • Barang mentah
  • Barang setengah jadi
  • Barang jadi
  1. Berdasarkan sifatnya:

  • Barang bergerak
  • Barang tidak bergerak (diam)
  1. Berdasarkan kualitasnya:

  • Barang Superior (kualitas tinggi)
  • Barang inferior (kualitas rendah)

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Adalah Hal yang Harus Diperhatikan

Diantara berbagai macam alat pemuas kebutuhan di atas, yang paling sukar dimengerti dan paling menarik adalah barang ilith. Namanya tak seperti jenis alat lainnya dan terdengar asing. Sebenarnya jenis alat yang satu ini masih menjadi perdebatan karena memiliki arti jumlahnya berlebih sehingga bisa menimbulkan kerugian. Contoh barang ilith adalah api degan jumlah berlebih. Api memang merupakan kebutuhan manusia, bisa saja diperlukan dalam jumlah banyak misalnya dalam proses pembakaran tertentu. Namun, dengan jumlah banyak atau berlebih tersebut bisa juga menimbulkan kebakaran yang akhirnya merugikan manusia. Selain berlebih, alat untuk memenuhi kebutuhan juga bisa mengalami kelangkaan. Penyebab terbatasnya alat pemenuhan kebutuhan bisa bersumber dari berbagai hal baik faktor alam maupun faktor manusia.

 

Leave a Reply