Memahami Lebih Jauh Hukum Gossen Dua

Diposting pada

Manusia sejak dilahirkan memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi. Kebutuhan ini biasanya mencakup kebutuhan pokok yang menjamin keberlangsungan hidup seseorang, sehingga tidak dapat ditukar atau ditinggalkan dengan kebutuhan lain. Hukum Gossen Dua dapat menjelaskan lebih jauh tentang suatu kebutuhan yang dipenuhi oleh manusia.

Pengertian Hukum Gossen Dua

Baca Juga : Analisis Teori Ekonomi Makro

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan manusia terus berkembang. Bila dahulu kebutuhan manusia hanya mencakup sandang dan pangan saja, seiring berjalannya waktu, kebutuhan ini terus berkembang, tak hanya seputar sandang dan pangan saja. Untuk memahami apa yang dimaksud dengan kebutuhan, ada teori yang dapat menjelaskan yaitu Hukum Gossen 2. Hukum Gossen Dua atau bisa juga disebut sebagai teori Gossen 2 ini merupakan kelanjutan dari hukum Gossen 1 yang ada sebelumnya.

Dalam hukum Gossen 1 disebutkan bahwa, manusia akan berusaha dengan keras untuk bisa memenuhi satu jenis kebutuhannya secara terus menerus. Namun, hukum Gossen 1 ini kemudian berkembang karena pada kenyataannya, kebutuhan manusia tidak hanya mencakup satu jenis kebutuhan saja, tetapi mencakup berbagai jenis kebutuhan yang kesemuanya berusaha untuk dipenuhi.

Hukum yang kedua ini disebut juga sebagai hukum guna horizontal. Hukum guna horizantal mengatakan bahwa setiap manusia akan berusaha untuk mencukup berbagai kebutuhan yang bermacam-macam jenisnya hingga kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat terpenuhi dengan intensitas yang sama.

Teori Kebutuhan Gossen Dua Dalam Pusaran Dunia Modern

Baca Juga : Sistem Ekonomi Pasar Salah Satu Sistem Dalam Lingkup Ekonomi

Contoh dari hukum Gossen 1 dapat dikaitkan dengan kebutuhan seseorang pada waktu yang lalu, yaitu pangan. Pangan atau makanan adalah kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi oleh seseorang, karena pangan menyangkut pada keberlangsungan hidup seseorang. Tanpa pangan, seseorang tidak dapat bertahan hidup. Oleh karena itu, seseorang berusaha keras untuk memenuhinya dengan berbagai cara, misalnya berburu yang dilakukan di zaman primitif. Namun, bukan hanya ketika zaman primitif saja kebutuhan akan pangan ini berusaha untuk dipenuhi oleh manusia. Hingga saat ini pun, kebutuhan akan pangan selalu berusaha untuk dipenuhi yaitu dengan melakukan pekerjaan yang nantinya akan memperoleh uang yang bisa digunakan untuk membeli makanan.

Semakin maju perkembangan peradaban manusia, kebutuhan manusia semakin beraneka macam. Hal ini sesuai dengan teori Gossen 2, dimana kebutuhan manusia semakin beraneka macam dan manusia berusaha memenuhinya hingga semua kebutuhan tersebut dapat dipenuhi. Tentu saja kebutuhan-kebutuhan ini lebih kompleks dan dibutuhkan usaha yang lebih keras untuk bisa memenuhinya. Contohnya dari hukum Gossen 2 ini dapat dilihat di zaman yang sudah modern seperti saat ini. Di zaman yang sudah modern seperti sekarang, seseorang tidak hanya terbatas untuk memenuhi kebutuhannya akan pangan saja, tetapi juga mencakup sandang, tempat tinggal, pengetahuan atau pendidikan, alat komunikasi, transportasi dan lain-lain.

Semua kebutuhan tersebut dalam teori Gossen 2 berusaha dipenuhi secara keseluruhan hingga semuanya dapat tercapai. Menurut pengertian teori Gossen 2, kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak dapat ditinggalkan salah satu, karena kebutuhan-kebutuhan tersebut saling terhubung satu sama lain. Bahkan saat ini, kebutuhan seperti kesehatan dan pendidikan menjadi standar dalam menentukan hidup seseorang.

Misalnya, di berbagai daerah pedalaman, banyak orang yang masuk dalam golongan masyarakat tidak mampu karena tidak dapat memenuhi standar kesehatan dan standar pendidikan yang telah ditentukan. Oleh karena itu, untuk dapat dikatakan seseorang telah berhasil memenuhi kebutuhan yang distandarisasi, seluruh kebutuhan-kebutuhan primer seperti sandang, pangan dan papan serta kebutuhan sekunder seperti pendidikan dan kesehatan harus dipenuhi secara bersamaan.

 

Loading...

Tinggalkan Balasan