Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Maslow

Posted on

Ada banyak hal yang harus dipenuhi. Kebutuhan manusia ini juga dipelajari dan ada ilmu yang mempelajarinya. Mengapa perlu mempelajari ilmu yang berkaitan dengan kebutuhan manusia? Hal ini erat kaitannya dengan cara pemenuhannya dan bagaimana kita bisa mengambil peluang usaha dari hal yang harus dipenuhi manusia lainnya. Kebutuhan dasar manusia sudah dikemukakan oleh banyak tokoh dan pemikir.  Teori mengenai hal tersebut dapat dengan mudah kita temukan dalam buku teks ilmu ekonomi. Teori yang paling terkenal adalah teori yang dikemukakan oleh Maslow. Tokoh satu ini membagi kebutuhan manusia yang mendasar menjadi 5 kebutuhan dasar. Ulasan kali ini membahas mengenai 5 bahasan tersebut.

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia Maslow

Baca Juga : Analisis Teori Ekonomi Makro

Kebutuhan dasar manusia atau KDM yang dikemukakan oleh Maslow merupakan salah satu konsep yang paling terkenal. Konsep ini ditemukan oleh Maslow pada saat dirinya sedang melakukan observasi terhadap hewan monyet. Ternyata, ada kebutuhan-kebutuhan yang lebih diprioritaskan dibandingkan kebutuhan yang lainnya. Tidak hanya hewan, begitu juga dengan manusia. Kebutuhan yang paling utama ini lah yang menjadi karakteristik KDM. Karakteristik KDM merujuk pada pemuasan diri dan hal mendasar yang paling dibutuhkan yang mana jika tidak dipenuhi akan berdampak sampai paling buruk adalah kematian.  Ada dua motivasi yang merangsang manusia memenuhi kebutuhan dasarnya. Motivasi yang pertama adalah motivasi perkembangan, sedangkan yang kedua adalah motivasi kekurangan. Kedua motivasi tersebut mendorong manusia untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar tersebut.

5 Tingkatan Kebutuhan Manusia Menurut Abraham Maslow

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ada 5 tingkatan kebutuhan dasar manusia berdasarkan teori Maslow. Adapun 5 tingkatan tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Fisiologis

Kebutuhan dasar manusia satu ini adalah tingkatan yang paling dasar. Karakteristik KDM ini sangat penting dan paling mendasar karena mencakup kebutuhan hidup manusia secara fisik. Kebutuhan yang termasuk dalam kebutuhan fisiologis adalah minum, makan, oksigen, tempat berteduh, dan istirahat atau tidur.

  1. Rasa aman

Jika kebutuhan fisiologis telah terpenuhi, pada tingkatan yang kedua, manusia kemudian membutuhkan rasa aman. Adapun cakupan rasa aman termasuk rasa aman secara fisik, adanya perlindungan, adanya stabilitas, dan bebas dari berbagai hal yang mengancam dirinya termasuk aksi teror, kriminalitas, penyakit, rasa takut, peperangan, bahaya, cemas, bencana alam, dan kerusuhan. Berbeda dengan kebutuhan fisionlogis yang dapat terpenuhi dengan sempurna, karakteristik KDM ini tidak dapat terpenuhi dengan sempurna.

  1. Rasa memiliki dan kasih sayang

Jika dua kebutuhan di atas sudah terpenuhi, kini tingkatan selanjutnya adalah rasa memiliki dan kasih sayang. Manusia memiliki rasa saling ketergantungan yang tinggi dan menginginkan interaksi dengan banyak manusia lainnya serta membentuk suatu komunitas sosial. Kebutuhan ini termasuk keinginan bersahabat, menjalin hubungan, dan sebagainya.

  1. Penghargaan

Baca Juga : Teori Ekonomi Mikro, Salah Satu Tonggak Kemajuan Perekonomian di Indonesia

Manusia juga memiliki kebutuhan untuk dihargai dan mengejar harga diri atau egonya. Yang termasuk dalam tingkatan kebutuhan ini adalah reputasi, memiliki martabat, dihormati, apresiasi, dan ada juga yang menginginkan dominasi. Hal tersebut berbeda tergantung tiap individu.

  1. Aktualisasi diri

Tingkatan paling tinggi adalah aktualisasi diri. Pada tingkatan ini manusia ingin membuktikan kemampuannya pada dunia mengenai potensi dan kemampuan yang dikuasainya. Pengakuan orang lain termasuk salah satu tujuan dari aktualisasi diri.

Itu tadi ulasan mengenai konsep kebutuhan manusia menurut teori Maslow. 5 tingkatan kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow tersebut digunakan untuk mengukur sampai tahap mana tingkatan kebutuhan manusia

Leave a Reply