Info Berita Ekonomi Indonesia Terkini

Diposting pada

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia ketiga yang saat ini sedang bergeliat dalam berbagai bidang kehidupan. Indonesia menjadi negara dunia ketiga yang melakukan pembangunan infrastruktur cukup pesat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Tentu saja hal ini tidak dapat dilepaskan dari situasi ekonomi yang terjadi di Indonesia beberapa tahun pasca krisis moneter yang melanda dunia.

Indonesia berhasil membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia dapat bertahan di tengah krisis yang melanda. Situasi ekonomi di Indonesia saat ini bukanlah hal yang dapat dilewatkan begitu saja, namun harus tetap dikawal setiap harinya oleh masyarakat melalui berbagai berita ekonomi Indonesia yang setiap hari bersliweran di televisi dan berbagai media mainstream lainnya.

Masalah Ekonomi Indonesia di Era Jokowi

Baca Juga : Pengertian, Ciri-Ciri dan Kelebihan Sistem Ekonomi Sosialis

Berita ekonomi Indonesia tentu tak dapat dilepaskan dari sosok Presiden RI Joko Widodo yang sudah tiga tahun menjabat sebagai presiden RI. Situasi ekonomi menjadi situasi yang paling disorot masyarakat dari sosok Presiden Joko Widodo, karena masyarakat amat tergantung dengan situasi ekonomi yang mudah sekali berubah-ubah. Dalam melihat situasi ekonomi, tentu bagi masyarakat dilihat dari keadaan ekonomi sehari-hari masyarakat, seperti harga kebutuhan pokok, harga bahan bakar kendaraan, dan lain-lain.

Sedikit saja mengalami kelonjakan harga, masyarakat dibuat pusing untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Situasi ekonomi Indonesia tak bisa dilepaskan dari masalah ekonomi Indonesia yang terjadi saat ini. Kemiskinan merupakan persoalan yang menjadi perhatian bagi pemerintah untuk segera ditanggulangi. Kemiskinan tentu saja mempengaruhi daya beli dan konsumsi masyarakat pada bahan kebutuhan pokok dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Padahal, tingkat konsumsi masyarakat dapat mengukur situasi ekonomi yang saat ini sedang dialami Indonesia.

Berita ekonomi Indonesia pun dapat dilihat dari investasi yang berjalan di Indonesia. Investasi dapat mendongkrak situasi ekonomi Indonesia agar tetap pada standar aman yang ditetapkan pemerintah dan juga Bank Dunia. Ada berbagai bidang yang dapat menjadi lahan investasi bagi banyak pengusaha baik dalam maupun luar negeri. Melalui kewenangan dari Menterei Keuangan, Sri Mulyani, pemerintah berupaya untuk meningkatkan inevstasi dalam negeri dengan memberikak kemudahan bagi para investor melalui penyingkatan waktu pengurusan izin ekspor. Bahkan, pemerintah saat ini menggabungkan sistem perizinan ekspor dengan kecanggihan teknologi yaitu menggunakan sistem digital dalam pengurusan perizinannya. Penggunaan sistem digital ini membuat perizinan ekspor menjadi lebih singkat, yaitu hanya memerlukan waktu satu jam saja. Kemudahan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik dapat dapat membantu menyelesaikan masalah ekonomi Indonesia.

Namun, di luar berita ekonomi Indonesia yang menyenangkan tersebut, masyarakat harus dibayang-bayangi dengan masalah ekonomi Indonesia yang lain. Bagi para pengusaha kecil di Indonesia yang bergantung pada penurunan dan kenaikan harga kebutuhan pokok, membuat para pengusaha ini selalu was-was. Hal ini yang saat ini sedang dialami oleh para pengusaha garam atau petani garam di Indonesia. Cuaca yang tak menentu dan tingginya intensitas hujan membuat para petani garam saat ini dibayang-bayangi kerugian karena garamnya tak dapat dipanen dengan cepat, yang memaksa para petani garam untuk menaikkan harga garamnya. Hal ini tentu dapat menimbulkan konskekwensi. Konsekwensinya adalah menurunnya daya beli masyarakat yang akan berdampak pada keuntungan yang diperoleh oleh petani garam dan dapat menjadi masalah ekonomi Indonesia yang baru.

Baca Juga : Prinsip Ekonomi Islam Modern di Indonesia

Berita ekonomi Indonesia setiap harinya dihiasi dengan pro dan kontra mengenai situasi ekonomi Indonesia. Pemerintah sebagai stakeholder memiliki upaya untuk menyelasikan masalah ekonomi Indonesia yang seperti tiada ujungnya. Hal ini bisa dilihat dari pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman untuk memudahkan dalam pendistribusian bahan kebutuhan pokok sehingga masyarakat tidak harus mengeluarkan biaya yang tinggi untuk bisa mengakses kebutuhan pokok.

Loading...

Tinggalkan Balasan