Warga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Ramadan di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (17/6). Meski harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan, pedagang setempat mengaku jumlah permintaan dari warga yang berbelanja tetap mengalami peningkatan antara 50 persen hingga 100 persen untuk memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/pd/15.

Apa Saja 10 Prinsip Ekonomi? Berikut Penjelasannya

Posted on

Seperti yang diketahui bahwa prinsip ekonomi yaitu meminimalisir input serta memaksimalkan output. Artinya, dalam memproduksi sesuatu atau yang berhubungan dengan hal ekonomi maka segala sesuatu yang berhubungan dengan input seperti bahan baku, sumber daya manusia atau tenaga, modal dan lainnya diproses dengan biaya seminimal mungkin dan untuk dapat menghasilkan output atau nilai jual yang tinggi. Sehingga dalam hal tersebut, pelaku ekonomi khususnya produsen atau penjual dapat memperoleh keuntungan yang besar.

Berikut 10 Prinsip Ekonomi

Warga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Ramadan di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (17/6). Meski harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan, pedagang setempat mengaku jumlah permintaan dari warga yang berbelanja tetap mengalami peningkatan antara 50 persen hingga 100 persen untuk memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/pd/15.

Baca Juga : Topik Pokok Makalah Masyarakat Ekonomi ASEAN yang Hangat Diperbincangkan

Akan tetapi, prinsip ekonomi seperti yang disampaikan di atas sudah tidak berlaku mutlak untuk saat ini. Pasalnya, ada 10 prinsip ekonomi yang saat ini sudah dianut oleh masyarakat di seluruh dunia.

  • Setiap Orang Melakukan Trade-Off

Prinsip ini didasarkan pada tidak ada yang gratis untuk mendapatkan sesuatu. Apabila Anda menginginkan sesuatu, tentu akan ada hal yang harus dikorbankan. Sesuatu yang dikorbankan tersebut dapat berupa uang, waktu, konsentrasi dan lainnya. Contoh masalah ekonomi dalam hal ini yaitu Anda menginginkan bekerja 10 jam untuk mendapatkan gaji yang besar. Tentu Anda harus mengorbankan waktu 10 jam dan kehilangan kesempatan 10 jam tersebut yang dapat Anda gunakan untuk bersantai dan berkumpul dengan keluarga.

  • Pengorbanan Biaya Untuk Mendapatkan Sesuatu

Prinsip ini disebut dengan opportunity cost. Anda akan kehilangan opportunity cost dan berubah menjadi sesuatu yang Anda inginkan.

  • Berpikir Secara Rasional

10 prinsip ekonomi yang ketiga adalah berpikir rasional. Prinsip berpikir secara rasional artinya adalah bahwa saat ini orang-orang dalam mengambil suatu keputusan dimatangkan terlebih dahulu dengan berpikir secara rasional; apa saja keuntungan yang ia dapatkan serta apa saja yang menjadi kerugiannya.

  • Tanggap Terhadap Insentif

Landasan prinsip ini dari 10 prinsip ekonomi adalah bahwa seseorang akan menjadi aktif terhadap sesuatu yang insentif. Misalnya pada masalah ekonomi ketika ada keuntungan tambahan yang bisa Anda dapatkan maka Anda akan bekerja lebih keras.

  • Perdagangan Menguntungkan Semua Pihak

Prinsip ini didasarkan pada masing-masing pihak memiliki spesialisasi yang tidak dimiliki pihak lain. Dalam masalah ekonomi, contohnya adalah ketika suatu negara memproduksi sesuatu yang optimal (biaya produksinya rendah, kualitasnya bagus dan kemampuan produksinya tinggi) lalu menjual barang tersebut kepada negara lain yang tidak memproduksi secara optimal barang tersebut.

  • Pasar, Sarana Terbaik Mengoordinasikan Kegiatan Ekonomi

Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Pasar memberikan sarana kepada pelaku ekonomi baik penjual maupun pembeli untuk berinteraksi dalam melakukan tawar menawar barang.

  • Pemerintah Mampu Meningkatkan Faktor Produksi

Masalah ekonomi tidak lepas dari intervensi pemerintah. Pemerintah turut membantu dalam meningkatkan faktor produksi sehingga hal ini dapat menguntungkan kedua belah pihak yakni penjual dan pembeli.

  • Standar Hidup Negara Bergantung Pada Kemampuan dalam Memproduksi Barang/Jasa

Kemampuan suatu negara dalam memproduksi barang/jasa sangat erat kaitannya dalam penilaian standar hidup negara tersebut. Sehingga, negara yang mampu memproduksi barang/jasa dalam jumlah yang besar maka standar hidupnya pun tinggi.

  • Mencetak Uang Banyak, Maka Harga-Harga Meningkat

Tingkat peredaran uang tinggi mempengaruhi nilai mata uang menjadi turun. Ketika nilai mata uang turun, maka harga barang/jasa akan mengalami kenaikan.

Baca Juga : Indikator dan Cara Menghitung pertumbuhan ekonomi

  • Masyarakat Hadapi Trade-Off Jangka Pendek Antara Inflasi & Pengangguran

Di negara tertentu, inflasi yang meningkat maka dapat mengurangi pengangguran. Sayangnya, hal itu tak terjadi di Indonesia. Trade-Off antara inflasi dan pengangguran seharusnya bersifat sementara. Akan tetapi, pada faktanya dapat berlangsung menahun.

Demikian 10 prinsip ekonomi dan penjelasannya. Semoga dapat menjadi yang referensi bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply